Selasa, 18 Maret 2014

Oh

Crazy times, many people are getting dare say bad things and there is no fear. Instead of the usual things..
Kadang kalau lagi marah, gue juga suka sih ngatain orang. Tapi, gak sampai pake kata-kata “jalang“, atau “bitch“ lah. Kalau ngejek gak usah pake kata-kata semacam itu, mungkin pernah, tapi gak separah itu. Bisa dibedakan dari penggunaan kata-katanya.
Yang bikin gue heran adalah, yang ngomong begitu tuh seorang cowok. Gue gak peduli kalau yang ngata-ngatainnya cewek, gue bisa anggap dia lebih dari apa yang dia katakan tanpa harus membalasnya. Tapi, mau ngomong apa gue kalau yang ngelakuin itu cowok ini?

Belakangan memang gue lagi ada sedikit trouble sama satu orang, makanya status gue di Facebook rada-rada random ber-batas wajar, gak sampe ngeluarin kata-kata kotor. Sampai tadi, sebelum gue liat satu buah laman yang temen gue capture, disitu gue dikatai “bitch“, so karena kata-kata itu gue jadi ikut-ikutan ngatain balik, cuma satu kalimat “bitch bloody cockroach.“. Soalnya gue gak tau bahasa ejekan yang tepat buat cowok ini.

Seharusnya sih gue gak membalas, tapi karena gue manusia normal yang juga punya hati, ya gue marah dong. Gue gak akan memulai kalau gak ada asap, gue gak akan marah kalau gak diusik duluan.
Sebenernya sih temen gue udah ngajakin gue buat men-clear-kan masalah ini dari kemarin, tapi karena gue lagi galau gara-gara masalah penipuan yang gue alamin kemaren makanya gak sempet.
Oh, gue jadi tau aja, gak semua  orang bisa suka sama kita, gak semua orang bisa baik sama kita, dan gak semua orang yang kita kira buruk juga seperti itu. Mungkin ini tergantung dari apa yang kita nilai, papa pernah bilang, sekarang ini jamannya orang yang kita anggap baik aja bisa jadi edan dan nekat, begitupun sebaliknya, orang yang kita gak suka atau kita benci malah bisa lebih care atau lebih baik.

Apa harus gue ketemu dengan orang ini langsung dan menyelesaikan masalahnya? Atau gue anggap aja masalah ini gak pernah ada, case close? Bagaimana ya? Feri udah minta gue untuk gak mendekati masalah ini lagi. Gue takut calon suami gue ini marah besar, hmmmm.
Oh, oke. Kita lihat besok saja. Kalau gue mikirin ini terus, gue gak akan bisa tidur.
Oke, then... Nite nite
Semoga Tuhan selalu menjauhkan gue dari masalah yang absurd. Amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Leave a message...